Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Begini Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal bagi Pemula

Mahes.id - Seperti yang sudah kita ketahui bahwa ikan lele adalah salah satu jenis ikan air tawar yang sudah banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Ikan lele juga sudah dikenal sebagai ikan konsumsi yang sangat lezat dan seringkali dijumpai oleh seluruh penjuru nusantara, selain rasanya yang lezat. Ikan lele juga mengandung vitamin B-12. Budidaya ikan lele juga bisa menjadi bisnis rumahan atau bisnis sampingan jika anda ingin mendapatkan penghasilan lebih

Budidaya ikan lele sebenarnya bisa dilakukan di kolam beton, kolam tanah, hingga kolam terpal, bahkan ada juga yang memelihara ikan lele di kolam drum. Namun, jika anda ingin budidaya ikan lele di kolam beton, anda harus mempunyai lahan yang luas serta modal yang tinggi. Maka dari itu kolam terpal adalah alternatif terbaik untuk budidaya ikan lele

Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal

Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

1. Siapkan Kolam Terpal

Yang pertama yaitu siapkan kolam terpal dan penyediaan air yang bersih untuk budidaya ikan lele, dan tidak mengandung air yang mempunyai kadar yang rendah. Air kolam adalah salah satu yang cukup penting untuk budidaya ikan lele. Mungkin banyak sekali penyebab kegagalan, seperti tingginya kematian pada ikan lele dan serangan penyakit karena kondisi air kolam yang belum memadai

Nah, sebelum menebar benih ke dalam kolam alangkah baiknya air diukur terlebih dahulu menggunakan pH meter dan TDS meter untuk mengukur jumlah partikel terlarut. Sebelum anda mengisi kolam terpal menggunakan air, bersihkan terlebih dahulu terpal yang sudah anda siapkan menggunakan sabun agar tidak ada bahan kimia dan lain sebagainya

2. Pemilihan Bibit Unggul

Pemilihan benih yang berkualitas merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menjalankan usaha budidaya ikan lele di kolam terpal. Alangkah baiknya pilihlah benih lele yang disukai masyarakat setempat dan juga disukai pasar. Sebenarnya ada banyak sekali jenis ikan lele yang dibudidayakan di Indonesia seperti lele dumbo, lele phyon, lele sangkuriang, dan lele jenis local lainnya

Ciri-ciri benih ikan lele yang baik dan juga sehat untuk dibudidayakan di kolam terpal 

  • Tidak berpenyakit
  • Gerakan Lincah dan Aktif
  • Fisik tubuh ikan lele tidak ada luka ataupun cacat
  • Berasal dari induk yang sehat dan unggul
  • Gerakan renang yang baik dan juga normal

3. Cara Menebar Benih Ikan Lele

Benih ikan lele tidak begitu saja langsung dimasukkan ke dalam kolam terpal. Namun, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan seperti penyesuaian terlebih dahulu dengan air kolam. Jika anda langsung memasukan lele ke dalam kolam terpal, maka lele akan mati ataupun stress. Berikut ini caramenebar ikan lele ke dalam kolam terpal :

  1. Siapkan wadah ataupun bak
  2. Masukkan air kolam kedalam wadah ataupun bak
  3. Benih lele yang akan dimasukan ke dalam kolam terpal, masukan terlebih dahulu kedalam wadah ataupun bak
  4. Diamkan selama kurang lebih 30 menit, hal ini agar benih lele bisa menyesuaikan dengan air di kolam terpal
  5. Untuk penebaran benih lele alangkah baiknya dilakukan pada pagi atau malam hari agar kondisi air kolam relative stabil
  6. Setelah itu lakukan penyortiran terhadap benih lele yang ukurannya terlalu kecil dan juga telalu besar. Benih lele yang terlalu kecil akan kalah bersaing di dalam kolam untuk mendapatkan makanan dengan lele yang lebih besar. Maka dari itu penyortran benih lele adalah hal yang wajib dilakukan

4. Pengaturan Kualitas Air dan juga Kedalam Air Kolam

Semakin lama air kolam pasti akan menyusut karena menguap. Maka dari itu anda perlu menambahkan air sampai pada posisi yang normal. Pada bulan pertama kedalaman air kolam terpal yakni 20cm, bulan kedua kedalam kolam yakni 40cm, dan bulan ketiga kedalaman air kolam yakni 80cm. Warna air yang baik untuk lele adalah warna hijau, hal ini dikarenakan ikan lele tidak meyukai air yang jernih

Selanjutnya air kolam jangan terlalu pendek atau dangkal karena pada siang hari suhu air akan menjadi panas sehingga membuat lele akan mati, maka dari itu segara untuk menambahkan air jika kolam terlihat menyusut. Agar mengurangi panas anda perlu menambahkan peneduh seperti eceng gondok, kangkung, teratai, ataupun talas. Selain berfungsi sebagai peneduh, tanaman ini juga akan dapat menyerap racun yang terkandung di dalam air kolam terpal loh

5. Pakan Ikan Lele di Kolam Terpal

Pakan merupakan faktor yang cukup penting sebagai sumber gizi agar ikan lele dapat hidup dan juga berkembang dengan sangat baik. Pakan ikan lele di dalam kolam terpal terdiri dari pakan utama yang berupa belut dan pakan tambahan yang berasal dari alam. Pakan yang baik untuk ikan lele yakni harus mengandung protein, lemak, karbohidrat, mineral,  dan juga vitamin yang jumlahnya seimbang

Kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan lele secara umum yakni protein minimal 30%, lemak 4-16%, karbohidrat 15-20% dan untuk vitamin dan mineral yang seimbang. Anda juga wajib untuk memperhatikan dan baca baik-baik tanggal produksi pakan yang akan anda beli agar menghindari pakan yang sudah kadaluarsa

Untuk pakan lele yang harus memiliki rasio FCR yang lebih kecil dari 1 atau sama dengan 1. Apa itu FCR?,  FCR adalah singkatan dari Food Convertion Ratio. Semakin kecil FCR nya maka semakin baik kualitas pakan tersebut

6. Pemberian Pakan Ikan Lele

Sebenarnya ada dua cara untuk memberikan pakan ikan lele. Berikut ini penjelasannya

Pakan Utama

  1. Pakan utama ikan lele berupa pellet yang cukup banyak beredar di pasaran
  2. Berikan pakan yang sesuai dengan kebutuhan
  3. Di dalam satu hari, benih ikan lele membutuhkan pakan sebanyak 3-6% 
  4. Setiap 7 atau 10 hari ambil secara acak 1 ekor ikan lele seagai sampel. Selanjutnya timbang bobot tubuhnya untuk menentukan jumlah pakan yang diberikan sebanyak 3% dari bobot tubuhnya
  5. Untuk satu hari ikan lele diberi pakan sebanyak 4 sampai 5 kali
  6. Jika sore dan malam hari, berilah pakan yang lebih banyak karena ikan lele aktif pada malam hari

Pakan diberikan ketika ikan lele agresif menyantap pakan dan hentikan jika lele sudah tidak agresif menyantap pakan karena lele yang sudah tidak agresif menyantap makanan  ikan tersebut sudah kenyang

Pakan Tambahan

Biasanya untuk membeli pakan lele membutuhkan pengeluaran yang besar. Nah, untuk menghemat pengeluaran untuk membeli pakan tambahan. Untuk memberikan pakan tambahan kepada ikan lele yakni keong mas, ikan rucah, ataupun limbah peternakan ayam. Usahakan jangan sampai telat untuk memberikan pakan, dikarenakan ikan lele memiliki sifat yang kanibal jika sedang kelaparan

7. Cara Pengendalian Hama dan Penyakit 

Saat membudidaya ikan lele pasti tidak akan lepas dari gangguang hama dan juga penyakit, beberapa jenis hama yang berbahaya yang seringkali mengganggu yakni biawak, burung, musang, berang-berang, dan juga ular. Untuk mengindari hama tersebut alangkah baiknya pasangkan jarring disekeliling kolam diatas permukaan, dan pada saluran pembuangan berikan juga saringan

Kemudian penyakit ikan lele sering kali ditemukan pada ikan lele yakni : Penyakit perut kembung, luka dikepala ataupun ekor, dan penyakit bintik putih. Penyakit  yang timbul biasanya disebabkan oleh mikroorganisme potagen seperti virus bakteri atau protozoa. Agar dapat mengindari penyakit pada ikan lele lakukanlah cara-cara yang saya berikan berikut ini

  • Berilah pakan sesuai dengan kebutuhan
  • Jaga kebersihan kolam
  • Jaga kualitas air agar tetap sehat dan juga bersih
  • Pertahankan suhu air kolam kisaran 28 derajat celcius

8. Cara Panen Ikan Lele

Ikan lele biasanya dipanen jika sudah memiliki umur 2,5 bulan ataupun 3 bulan. Ukuran dan juga bobot dari ikan lele siap panen sangat bervariasi, tergantung permintaan pasar. Jika anda ingin menjualnya ke rumah makan, warung pecel, restoran, dan juga hotel umumnya ikan lele dipanen jika bobot per ekornya 125 gram – 85 gram atau sekitar 8-12 ekor/kilogram

Untuk tujuan industri ataupun  tujuan ekspor,  ikan lele dipanen ketika memiliki bobot 500 gram bahkan lebih. Agar ikan lele tidak mengeluarkan kotoran saat dipanen alangkah baiknya jangan diberikan pakan saat panen agar ikan lele yang diangkut dengan keadaan yang bersih hingga sampai ke pembeli

Kelebihan dan Keunggulan Ikan Lele

Kolam terpal untuk budidaya ikan lele yang terbuat dari bamboo, kayu, ataupun besi sebagai rangka kolamnya kemudian dilapisi terpal agar bisa menampung air. Jika anda bandingkan dengan kolam galian dan kolam beton, kolam terpal memiliki banyak sekali keunggulan daripada kolam beton dan juga kolam galian diantaranya sebagai berikut :

  • Budidaya di kolam terpal bisa dilakukan disegala tempat
  • Kolam terpal dapat dibuat di permukaan tanah sehingga lebih aman dari banjir
  • Budidaya ikan lele di kolam terpal bisa dilakukan di tempat yang cukup atau sempit, sebagai contoh yakni karangan rumah
  • Sangat mudah untuk mengatur volume air sesuai dengan usia ikan lele
  • Untuk panen ikan lele di kolam terpal jauh lebih mudah
  • Kondisi kolam mudah dikontrol
  • Lebih aman dari hewan predator
  • Ikan lele yang dihasikan sangat bersih dan berkualitas
  • Lahan yang digunakan tidak berubah
  • Biaya yang lebih murah 😊

Cara Membuat Kolam Terpal untuk Budidaya Ikan Lele

Sebelum melakukan usaha budidaya ikan lele adakah membuat kolam, salah satunya yakni kolam terpal. Selain harga yang murah, kolam terpal juga memiliki banyak kelebihan seperti yang sudah saya saya jelaskan diatas tadi. Untuk membuat kolam terpal anda harus menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan yakni kayu, bambu, besi (pilih salah satu) dan perlengkapan lainnya

Langkah-Langkah Pembuatan Kolam Terpal untuk Budidaya Ikan Lele

  1. Tentukan Lokasi terlebih dahulu
  2. Siapkan terpal dengan ukuran yang sesuai kebutuhan anda, disini saya memberikan contoh untuk kolam terpal 1000 ekor adalah 2,5 x 1 x 1 meter (panjang x lebar x tinggi)
  3. Buatlah rangka kolam menggunakan kayu, bambu, dan juga besi. Pilihlah salah satu kemudian  sesuaikan terpal yang tersedia
  4. Setelah itu masukan terpal kedalam rangka yang sudah anda buat tadi
  5. Untuk bagian terpal anda bisa mengikat dengan tali ataupun gunakan paku agar terpal tidak lepas dari rangka
  6. Untuk memasang terpal lakukan dengan hati-hati agar tidak bocor
  7. Pastikan posisi kolam tidak miring alias harus rata
  8. Kemudian isi air kedalam kolam terpal dengan kedalaman yang sesuai
  9. Jika anda menggunakan air PAM, alangkah baiknya endapkan terlebih dahulu selama 3-4 hari sebelum benih ikan lele ditebar supaya kaporit menguap

Demikianlah Panduang Lengkap dan Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal bagi Pemula, semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu dan bermanfaat untuk anda. Sekian dan Terimakasih

Posting Komentar untuk "Begini Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal bagi Pemula"